Wali Kota Minta Warga Inventarisir Kerugian
Sidak Lokasi Banjir PalaranSAMARINDA. Banjir lumpur yang menerjang rumah warga, kantor Kelurahan Simpang Pasir, sekolah-sekolah dan berbagai sarana fasilitas umum warga lainnya di Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran beberapa waktu lalu, mendapat perhatian Pemerintah Kota Samarinda.
Wali Kota Syaharie Jaang beserta instansi terkait mengunjungi lokasi banjir, terutama gedung SMK Negeri 11 yang mengalami kerusakan cukup parah pada fasilitas sekolah seperti buku-buku pelajaran, dan alat praktek siswa, khususnya 30 unit komputer yang terendam air bercampur lumpur.
Sebagaimana diketahui, banjir lumpur ini sendiri dipicu bocornya tanggul penahan air milik salah satu perusahaan tambang batu bara yang beroperasi di wilayah tersebut dengan mengakibatkan ratusan rumah warga, kantor Pemerintah Kelurahan Simpang Pasir dan berbagai fasilitas umum lainnya turut terendam banjir yang tingginya bervariasi hingga satu meter.
Dalam kunjungannya tersebut, Jaang meminta agar warga yang terkena musibah banjir untuk bersabar dan tidak terprovokasi pemberitaan negatif seputar musibah banjir yang terjadi. Dikatakannya, saat ini pemerintah telah menurunkan tim audit lingkungan untuk bekerja serta meminta kepada ketua-ketua RT yang ada untuk melakukan inventarisir kerugian warga yang nantinya akan ditindak lanjuti dengan surat resmi yang akan disampaikan pemerintah kepada pihak perusahaan.
”Warga kelurahan Simpang Pasir, saya minta untuk bersabar, karena Pemerintah tidak tinggal diam melihat situasi ini. Saya meminta kepada Ketua RT setempat untuk melakukan inventarisir menyeluruh terhadap kerugian yang diderita warga. Nantinya hasil inventarisir tersebut akan kita serahkan kepada pihak perusahaan dalam bentuk surat resmi dari Pemerintah Kota untuk dapat segera ditindaklanjuti pihak perusahaan,” paparnya.
Terkait rusaknya 30 unit komputer di SMK N 11 Kecamatan Palaran dan beberapa unit di kantor Kelurahan Simpang Pasir tersebut, Jaang mengatakan, Pemkot akan memberikan bantuan sementara untuk membantu jalannya proses administrasi di kelurahan maupun kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah yang terkena banjir tersebut.
Jaang juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Muspika Kota Samarinda baik Dandim, Kapolresta Samarinda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Samarinda, LSM Tagana, seluruh unsur pemuda, dan warga yang bersama-sama membersihkan lumpur yang tersisa dari musibah banjir tersebut.
Dirinya juga mengajak seluruh SKPD di lingkungan Pemkot untuk turut serta dalam kegiatan gotong-royong di kelurahan Simpang Pasir pada Jumat, (13/1) mendatang. ”Tak hanya bersih-bersih, nanti kita akan melanjutkan safari Jumat di sini juga,” ucapnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar